Specialty Roastery · Jakarta

Satu kebun.
Satu rasa.

Kami menyangrai biji kopi dari satu kebun pada satu waktu. Tidak dicampur, tidak diburu-buru. Yang kamu seduh pagi ini datang dari satu petani, satu tanah, satu musim panen — bukan komoditas.

Disangrai hari Selasa · Dikirim hari Kamis.

Biji kopi sangrai close-up
Roasted 12 Nov 2024

Aceh Gayo · Sumatra

Natural Process

Altitude

1,520 m

Disangrai

Tangan

Drum roaster 5 kg, diawasi mata.

Batch

Maks. 5 kg

Kecil supaya presisi rasa terjaga.

Istirahat

7 hari

Sebelum dikemas, biar gas keluar.

Mitra Petani

3 kebun

Aceh, Toraja, Bali. Langsung, tanpa pialang.

Asal Biji · Tiga Kebun

Tiga kebun yang kami terus kembali, tahun ke tahun.

Bukan sekadar "kopi Indonesia". Setiap kebun punya tanah, ketinggian, dan cara proses sendiri. Kami beli langsung dari petani, datang ke kebun setiap panen, dan menyangrai setiap lot terpisah. Berikut tiga yang sekarang ada di rak.

Daftar Isi

  1. 01 Aceh Gayo 1,520 m
  2. 02 Toraja Sapan 1,600 m
  3. 03 Bali Kintamani 1,300 m

Catatan Pembeli

"Tiap biji punya kartu profil rasa. Kalau baru kenal kopi, mulai dari Bali — paling ramah."

— Barista di kedai

Kebun kopi Aceh Gayo 01

Sumatra Utara

Aceh Gayo

Natural · 1,520 m · Cupping 86

Manisnya tebal, seperti gula merah yang baru dicairkan. Di akhir ada cokelat hangat yang nempel lama di langit-langit mulut. Untuk yang suka kopi yang berbobot dan tidak terlalu asam — ini bijinya.

Profil Rasa

  • Gula merah
  • Cokelat hangat
  • Plum matang
Lihat produk Aceh Gayo
Kebun kopi Toraja Sapan 02

Sulawesi Selatan

Toraja Sapan

Washed · 1,600 m · Cupping 87

Lebih ringan dan bersih. Asamnya segar seperti jeruk bali, dengan sedikit rempah hangat di belakang — kayu manis, tapi halus. Cocok untuk yang sudah mulai bisa membedakan rasa, atau yang suka kopi pagi yang nggak berat.

Profil Rasa

  • Jeruk bali
  • Brown spice
  • Anggur merah
Lihat produk Toraja
Kebun kopi Bali Kintamani 03

Bali

Bali Kintamani

Honey · 1,300 m · Cupping 85

Paling wangi dari ketiganya. Aroma bunga melati muncul pertama kali air panas kena bubuk. Manisnya lembut seperti madu, dan ada kesegaran jeruk lemon di akhir. Kalau baru mulai minum kopi hitam tanpa gula, mulai dari sini.

Profil Rasa

  • Bunga melati
  • Kulit lemon
  • Madu liar
Lihat produk Bali
Katalog · Disangrai Minggu Ini

Enam biji, empat pulau, satu rak.

Semua disangrai 7 hari terakhir, dikemas 200 gram per pouch dengan katup udara. Tanggal sangrai tertera di setiap kemasan. Stok berputar tiap Selasa — kalau habis, tunggu pekan depan.
Legenda Roast
Light
Light-Medium
Medium
Medium-Dark
Dark
Proses · Empat Langkah

Dari biji hijau ke cangkir, kami pelan-pelan.

Tidak ada shortcut. Setiap batch lewat empat tahap yang sama, dengan waktu yang berbeda tergantung bijinya. Total 7-10 hari dari Green Bean sampai siap dikirim — lebih lama dari pabrik, tapi rasanya berbeda.
01 Hari 1

Profiling

Sebelum disangrai, biji hijau di-cupping dulu sebagai referensi. Kami catat rasa aslinya, kelembaban, kepadatan. Dari situ baru dipilih kurva roast yang paling pas — tidak ada satu kurva untuk semua biji.

Hasil: 1 profil roast per lot Durasi: 2-3 jam cupping
02 Hari 2

Sortir Hijau

Biji mentah disortir tangan, satu-satu di atas meja terang. Yang pecah, kecil, atau tidak matang dibuang. Yang lulus masuk ke drum roaster — biasanya 92-95% dari berat awal. Sisanya jadi kompos.

Sortir: manual, di atas meja Yang lulus: 92-95%
03 Hari 3

Sangrai

Drum roaster 5 kg, api kecil, 12-15 menit per batch. Kami dengar suara first crack, lihat warna, cium aroma. Tidak ada timer otomatis — semua pakai mata, telinga, dan hidung. Setiap batch dicatat di logbook.

Suhu: 190-220°C Log: tertulis tangan
04 Hari 4-10

Istirahat & Kemas

Biji baru selesai disangrai masih mengeluarkan CO2. Kalau langsung dikemas dan diseduh, rasanya tajam dan pahit. Kami tunggu 5-7 hari di ruang kedap udara, baru dikemas dengan katup one-way.

Resting: 5-7 hari Kemasan: pouch katup one-way

Total waktu: 7-10 hari per batch. Lebih lama dari pabrik, tapi setiap cangkir tahu dari mana datangnya.

Mulai Langganan
Kedai · Kebayoran Baru

Kedai kecil, dua belas kursi, satu mesin espresso.

Alamat

Jl. Cikajang No. 14
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
12170


Jam Buka

  • Selasa — Jumat08.00 — 17.00
  • Sabtu — Minggu08.00 — 18.00
  • SeninTutup

Catatan

Tempat duduk terbatas, dua belas kursi. Lebih nyaman untuk ngobrol, baca buku, atau nyobain biji baru bareng barista — bukan untuk kerja berjam-jam dengan laptop. WiFi ada, tapi pelan-pelan.

Interior kedai Tanah
ESPRESSO

Kedai Tanah

Sejak 2021

Peta Lokasi

—6.2351°, 106.7942°

TANAH

Parkir

Terbatas

Transit

300m

Kursi

12

Langganan · Bulanan

Biji baru tiap bulan, tanpa mikir.

Pilih berat, kami kirim biji yang baru disangrai minggu itu. Setiap paket datang dengan kartu profil rasa — asal kebun, ketinggian, proses, dan saran seduhan. Boleh skip sebulan, boleh berhenti kapan saja.

Solo

250 g

Rp 180/bln

Cukup untuk 15-20 cangkir. Untuk yang minum satu-dua cangkir sehari.

  • · 1 jenis biji, berbeda tiap bulan
  • · Kartu profil rasa + saran seduh
  • · Dikirim minggu pertama
  • · Gratis ongkir Jabodetabek
  • · Bisa skip sebulan
Mulai Solo
Paling Populer

Duo

500 g

Rp 340/bln

Untuk dua orang, atau yang minum kopi sepanjang hari. Bisa minta 2 biji berbeda.

  • · 2 jenis biji (boleh beda, boleh sama)
  • · Kartu profil rasa + saran seduh
  • · Dikirim minggu pertama & ketiga
  • · Gratis ongkir seluruh Indonesia
  • · Bisa skip sebulan
  • · Akses awal ke biji limited
Mulai Duo

Keluarga

1 kg

Rp 650/bln

Untuk rumah dengan 3+ peminum kopi, atau yang seduh manual tiap pagi.

  • · 2-3 jenis biji, total 1 kg
  • · Kartu profil rasa + saran seduh
  • · Dikirim 2x sebulan
  • · Gratis ongkir seluruh Indonesia
  • · Bisa skip sebulan
  • · Akses awal + undangan cupping
Mulai Keluarga
· Tidak ada biaya daftar. Bayar per bulan via transfer atau kartu.
· Mau berhenti? Cukup balas email konfirmasi. Tanpa pertanyaan.
· Biji limited (micro-lot) dijual terpisah, tidak masuk langganan.
Testimoni · Tiga Peminum

Yang mereka rasakan, dengan kata-kata mereka sendiri.

R

Rini

Langganan Duo · 8 bulan

"Pertama coba Toraja Sapan-nya, langsung paham bedanya 'kopi enak' sama 'kopi yang bercerita'. Manisnya nggak butuh gula — beneran."
— Jakarta Selatan Toraja Sapan
B

Bima

Langganan Keluarga · 1 tahun

"Langganan Duo dua bulan, tiap bulan beda biji. Anak saya yang biasanya cuma minum susu, sekarang pagi-pagi minta kopi. Saya kaget sendiri."
— Bandung Bali Kintamani
T

Tania

Pelanggan kedai · sejak 2022

"Kedainya kecil, suasananya tenang. Barista-nya sabar jelasin profil masing-masing biji — nggak ngerasa diburu, padahal antrian di belakang panjang."
— Jakarta Selatan Aceh Gayo

412

Pelanggan langganan aktif

7 hari

Rata-rata istirahat biji sebelum dikirim

3

Petani mitra langsung, tanpa pialang

86+

Rata-rata cupping score biji yang kami jual

Penutup

Mulai dari satu cangkir. Selebihnya, biarkan biji yang bicara.